BI: Pelemahan Rupiah Sementara
Jumat, 27 Jul 2007 11:00 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menilai pelemahan rupiah yang kini berada di level 9.200-an per dolar AS hanya bersifat sementara. Rupiah melemah karena gonjang-ganjing di pasar global.Hal tersebut disampaikan Direktur Perencanaan Strategis dan Humas BI Budi Mulya saat ditemui detikFinance disela-sela pembukaan Diskusi Kebansentralan di Museum BI, Kota, Jakarta, Jumat (27/7/2007)."Karena memang ada unwinding carry trade yen. Dan biasanya para investor mengambil di yen yang ekonomi dengan suku bunga rendah dan pindah ke negara dengan ekonomi bersuku bunga tinggi. Dan ini memang akan mempengaruhi secara global. Sehingga rupiah juga ikut melemah. Tapi pelemahan rupiah ini hanya sementara saja," urai Budi.Pada perdagangan hari ini, rupiah dibuka langsung merosot ke level 9.230 per dolar AS. Rupiah kini masih bertahan di level 9.200-an per dolar AS.Pengamat valas Tony Maryano melihat, pelemahan rupiah ini merupakan dampak keluarnya aliran modal yang terlihat dari anjloknya IHSG yang dipicu merosotnya Wall Street. Hal itu memberi efek psikologis bagi pelemahan rupiah.
(qom/ir)











































