Mendung Wall Street Bayangi IHSG

Mendung Wall Street Bayangi IHSG

- detikFinance
Senin, 30 Jul 2007 08:13 WIB
Jakarta - Terus merosotnya saham-saham di Wall Street masih akan membayangi pergerakan IHSG pada hari ini. Namun peluang rebound masih terbuka, terutama dari sokongan saham-saham komoditas.IHSG pada perdagangan Senin (30/7/2007) diprediksi masih akan terkoreksi, melanjutkan koreksi akhir pekan lalu. Pada akhir perdagangan pekan lalu, IHSG ditutup terpuruk hingga 66,849 poin (2,83%) ke level 2.298,414.Melemahnya Wall Street pada akhir pekan lalu diprediksi akan membawa sentimen negatif kembali. Pada Jumat akhir pekan lalu, Dow Jones Industrial Average ditutup merosot hingga 206,55 poin (1,53%) ke level 13.267,02. Pasar global pun ikut terseret. Indeks FTSE 100 turun 0,58%, DAX turun 0,76%, CAC 40 turun 0,55%. Demikian pula mayoritas bursa regional ikut merosot.Berikut prediksi saham untuk hari ini:Optima Investama:Indeks mendapatkan momentum yang kuat untuk koreksi lebih dalam terimbas bursa global dan asia. Penurunan tersebut dipicu anjloknya bluechip yang selama ini dipegang fund asing yang saat ini berusaha mengamankan portofolionya dengan memegang cash sehingga rupiahpun ikut terdepresiasi. Saham-saham berbasis komoditas lebih resistant terhadap koreksi indeks dan saham-saham second liner berbasis komoditas bisa menjadi pilihan menarik ditengah koreksi indeks. Indeks hari ini masih melihat bursa global dan asia, dengan peluang rebound masih terbuka bila ada pembalikan arah di bursa luar. Indeks diperkirakan bergerak dikisaran 2.270-2.330 dengan saham pilihan: BUMI, UNSP, LSIP dan KARK. Bhakti Securities:Sepekan kemarin indeks berakhir turun 3% menjadi 2,298, walaupun sebelumnya sempat melampaui level psikologis di 2,400 terpengaruh oleh sentimen bursa regional dan laporan keuangan tengah tahunan. Sepekan kedepan indeks masih akan dipengaruhi oleh pergerakan bursa regional dan nilai tukar rupiah. Indeks berpeluang rebound jika support di level di 2,290 mampu menahan penurunan indeks, namun jika tembus maka indeks berpeluang melemah mencapai level 2,252. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads