Pemegang Saham Dukung Rights Issue BNI
Senin, 30 Jul 2007 16:00 WIB
Jakarta -
Pemegang saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyetujui rencana rights issue yang akan dikeluarkan sebanyak 1,992 miliar saham.Demikian hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) BNI di kantor pusat BNI, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (30/7/2007).Dana rights issue sebesar 25 persen akan digunakan untuk melunasi surat utang yang jatuh tempo 2007 dan 75 persen lainnya untuk mendanai pemberian kredit jangka panjang dalam pembiayaan infrastruktur.Disetujui pula program penjatahan saham kepada komisaris dan direksi. Serta pengangkatan komisaris independen yang baru yakni Effendi dan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari BI.Perseroan juga menerima pengunduran diri dari Tjahjana Tjakrawinata selaku anggota direksi terhitung sejak tanggal 1 Juli.RUPSLB kali ini sekaligus membatalkan keputusan RUPSLB BNI pada 6 September 2004. Pembatalan itu mengenai penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dengan mengeluarkan saham seri C dalam rangka employee and management stock option plan (EMSOP), penawaran kepada publik melalui penawaran umum.Program penjatahan saham dalam bentuk bonus saham kepada pegawai, direksi, komisaris dan dewan pengawas syariah, komite yang berada di bawah komisaris dan sekretaris komisaris yang ditetapkan dulu juga dibatalkan.
(ir/qom)










































