Picu Kenaikan Tarif Listrik, IPO Indonesia Power Ditunda

Picu Kenaikan Tarif Listrik, IPO Indonesia Power Ditunda

- detikFinance
Rabu, 01 Agu 2007 14:17 WIB
Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan tidak melakukan Initial Public Offering (IPO) PT Indonesia Power (IP) tahun ini karena bisa memicu kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Dirut PLN Eddie Widiono menyatakannya disela-sela diskusi meja bundar di gedung Indonesia Power, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (1/8/2007). "IPO ini kan baik, tapi kalau IPO menghasilkan kebutuhan kenaikan tarif listrik itu gimana?" ujarnya. Ia menjelaskan, IPO IP belum memungkinan dilakukan karena Return of Equity IP masih sangat kecil. "Sekarang dalam kondisi PLN konsolidasi diminta untuk merugi oleh pemerintah untuk tidak menaikkan TDL maka return of equity-nya kan rendah," kata Eddie Padahal, komposisi equity di IP mencapai 70 persen. Karenanya, ketika IP di jual, tentu pembeli saham ingin RoE perusahaan tersebut tinggi. Hal itulah yang belum mungkin dilakukan dalam waktu dekat. Namun Eddie memberi pengecualian jika pemerintah mengeluarkan peraturan drastis yang bisa memberikan kondisi yang lebih menguntungkan. "Kecuali kalau pemerintah menghendaki suatu langkah-langkah drastis, ya bisa saja. Tapi saya masa mengajari pemerintah?" katanya. Alternatif lain, perlu dilakukan suatu restrukturisasi modal besar-besaran di perusahaan tersebut. Restrukturisasi bisa dilakukan antara lain saat proyek 10.000 MW bisa dipastikan kejelasan proyeknya. "Pada suatu tahap tertentu kita melihat realisasi 10 ribu MW hampir pasti, itu berarti saat yang tepat melakukan restrukturisasi modal dalam skala besar karena tiap kali kita restruktursasi modal ada faktor pajak, jadi ada cost-nya," katanya. (lih/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads