Rupiah Melorot Lagi ke 9.300/US$
Selasa, 07 Agu 2007 17:30 WIB
Jakarta -
Volatilitas rupiah terhadap dolar AS kian mencemaskan. Rupiah kembali melorot ke 9.300-an per dolar AS, disaat sebagian mata uang regional sudah rebound. Pada penutupan pasar valas pukul 17.00 WIB, Selasa (7/8/2007) rupiah jeblok 30 poin ke posisi 9.325 per dolar AS.Rupiah mengikuti jejak pasar saham yang masih merah karena sebagian investor mulai melakukan pembalikan investasinya (unwinding carry trade), dari yang semula bunga rendah ke bunga tinggi kini kembali ke asalnya.Sementara Direktur Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI, Budi Mulya, dalam jumpa pers usai rapat dewan gubernur (RDG) di kantor BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (7/8/2007) mengatakan, kondisi perekonomian global saat ini terpengaruh oleh tiga faktor yang ikut menyeret perekonomian Indonesia.Ketiga faktor tersebut adalah pertama, kenaikan harga minyak. Kedua meningkatnya inflasi di beberapa negara kawasan. Ketiga, memburuknya pasar surat utang kredit perumahan (subprime mortgage market) di AS."Ketiga hal ini mempengaruhi kondisi perekonomian global, regional termasuk Indonesia pada akhir-akhir ini," jelas Budi. Menurut Budi, perkembangan tersebut telah ikut mengakibatkan tertekannya rupiah.
(ir/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
