Pasar Saham Benar-benar Tidak Stabil

Pasar Saham Benar-benar Tidak Stabil

- detikFinance
Kamis, 09 Agu 2007 16:08 WIB
Jakarta - Pasar saham Indonesia benar-benar belum stabil terimbas labilnya pasar finansial global. Baru kemarin rebound 88 poin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ambruk.Pada penutupan perdagangan saham Kamis (9/8/2007), IHSG lagi-lagi turun 21,234 poin (0,94%) ke level 2.241,402.Fluktuasi yang tinggi di pasar saham membuat IHSG mudah terombang-ambing. Terlebih sikap investor yang juga masih takut-takut masuk ke pasar saham.Indeks LQ-45 turun 5,018 poin (1,07%) pada level 463,862 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,978 poin (1,06%) pada level 372,061.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 46.479 kali, dengan volume 3,682 miliar unit saham, senilai Rp 2,980 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 54 saham naik, 138 saham turun dan 56 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 500 menjadi Rp 53.000, Timah (TINS) turun Rp 250 menjadi Rp 13.350, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 200 menjadi Rp 6.100, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 10.900 dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 10.550. Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 100 menjadi Rp 14.700, Bank Panin (PNBN) naik Rp 10 menjadi Rp 720 dan Budi Acid Jaya (BUDI) naik Rp 5 menjadi Rp 410. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads