Wall Street Tumbang Lagi

Wall Street Tumbang Lagi

- detikFinance
Jumat, 10 Agu 2007 08:33 WIB
Jakarta - Bursa saham di Wall Street belum stabil. Setelah sempat mencatat penguatan, saham-saham di Wall Street kembali berguguran. Sentimen buruk untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).Pada penutupan perdagangan Kamis (9/8/2007), Dow Jones Industrial Average (DJIA) kembali melorot 387,18 poin (2,83%) ke level 13.270,68. Nasdaq turun 56,49 poin (2,16%) ke level 2.556,49 dan Standard & Poor's 500 anjlok 44,38 poin (2,96%) ke level 1.453,11.Para investor masih mencemaskan permasalahan di sektor subprime mortage AS yang menimbulkan kredit macet berkepanjangan.Ambruknya kembali Wall Street itu menjadi senjata ampuh untuk meluluhkan kembali bursa saham regional. Misalnya saja Nikkei 225 yang dibuka langsung merosot hingga 247,39 poin (1,44%) ke level 16.923,21.IHSG pada perdagangan Jumat (10/8/2007) pun diprediksi akan mengekor pelemahan di bursa-bursa regional tersebut.Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:Optima Investama:Penguatan indeks lebih lanjut tertahan akibat profit taking saham berkapitalisasi besar yang sebelumnya naik cukup tinggi. Pelemahan ini diperkirakan hanya temporer untuk selanjutnya melanjutkan rebound sebelumnya. Saham berbasis komoditas masih menjadi pilihan untuk saat ini. Indeks diperkirakan bergerak dikisaran 2.215-2.280 dengan saham pilihan: BUMI, PGAS dan TLKM. Recapital:Kegagalan IHSG untuk mempertahankan penembusan atas resisten dari trend turun di 2266 di pergerakan kemarin, merupakan indikasi yang kuat bahwa IHSG hari ini akan kembali mengalami koreksi. Sentimen regional terlihat masih kuat. Arah pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam trend turun dengan target di kisaran 2150-2040.Bhakti Securities:Indeks pada perdagangan kemarin ditutup terkoreksi 0,94% menjadi 2,241 walaupun sesi pertama perdagangan sempat menguat 32 poin. Indeks pada perdagangan hari ini kami perkirakan akan bergerak variatif dengan kecendrungan melemah. Kisaran indeks 2,213-2,270. BNI Securities:IHSG tertekan akibat melemahnya indeks berjangka di pasar Amerika dan berlanjut di pasar Eropa. Saat ini support IHSG ada di 2.228 berpotensi menguat kembali ke 2.300. Namun, jika tekanan regional terlalu besar supportberikutnya ada di 2.175. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads