IHSG Kembali Oleng

IHSG Kembali Oleng

- detikFinance
Jumat, 10 Agu 2007 16:14 WIB
Jakarta - Rontoknya pasar finansial global karena belum selesainya krisis kredit perumahan (subprime mortgage) di AS, semakin membuat pasar saham oleng.Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikut terseret bursa regional yang kembali terpukul. Pada penutupan perdagangan saham Jumat (10/8/2007), IHSG anjlok 34,006 poin (1,52%) ke level 2.207,396.Namun Dirut PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) Erry Firmansyah menilai penurunan yang terjadi karena faktor global ini hanya bersifat sementara."Kemarin kan semua bursa turun, ini dampaknya juga negatif ke kita, ini koreksi untuk yang kemarin, pernah kita naik ketika indeks global turun semua," ujar Erry, di sela-sela peringatan 30 tahun pasar modal Indonesia di BEJ, Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (10/8/2007).Erry yakin bursa Indonesia masih kuat karena didukung oleh fundamental perekonomian Indonesia yang tidak bermasalah. Demikian pula kondisi bursa dan emiten yang terus bertambah.Indeks LQ-45 turun 7,222 poin (1,56%) pada level 456,640 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 4,420 poin (1,19%) pada level 367,641.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 35.145 kali, dengan volume 3,212 miliar unit saham, senilai Rp 3,069 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 26 saham naik, 160 saham turun dan 45 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 400 menjadi Rp 17.350, United Tractors (UNTR) turun Rp 200 menjadi Rp 7.700, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 75 menjadi Rp 3.175, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 2.550 dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 10.500. Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) naik Rp 20 menjadi Rp 1.080, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp 10 menjadi Rp 1.690 dan Polysindo (POLY) naik Rp 2 menjadi Rp 105. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads