Rupiah Terdampar di 9.340/US$
Jumat, 10 Agu 2007 17:44 WIB
Jakarta - Rupiah kembali melemah terhanyut gonjang-ganjing pasar finansial global. Permintaan dolar AS kian tak terbendung karena investor asing melakukan profit taking terhadap investasinya di Indonesia. Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Jumat (10/8/2007) rupiah melemah 60 poin terdampar di posisi 9.340 per dolar AS.Pasar valas Indonesia dilanda kepanikan karena investor asing banyak menjual asetnya disini setelah merugi di AS terkena krisis kredit perumahan (subprime mortgage)."Di Indonesia sendiri mungkin terjadi kepanikan karena nilai dolar terus naik terhadap rupiah. Kenaikan dolar yang terjadi sangat cepat dalam beberapa hari terakhir membuat potensial gain asing di portofolio seperti SUN dan saham lebih rendah karena rupiah bergerak gila-gilaan," kata pengamat pasar uang, Farial Anwar di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jumat (10/8/2007). Permintaan dolar juga langsung meningkat dalam beberapa waktu terakhir yang membuat pasar global kekurangan dolar AS karena banyak redemption besar-besaran.Idealnya, lanjut Farial, apapun yang terjadi di pasar global nilai tukar rupiah tidak boleh guncang.
(ir/ir)











































