Danantara Blak-blakan Alasan Garuda Tunjuk 2 WNA Masuk Jajaran Direksi

Danantara Blak-blakan Alasan Garuda Tunjuk 2 WNA Masuk Jajaran Direksi

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 16 Okt 2025 12:35 WIB
Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Pandu Patria Sjahrir
Foto: Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Pandu Patria Sjahrir/ Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
Jakarta -

Dua warga negara asing (WNA) menduduki jabatan direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Keduanya yakni Balagopal Kunduvara yang menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, serta Neil Raymond Mills yang menjabat Direktur Transformasi.

Menurut Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Pandu Patria Sjahrir, kehadiran dua WNA di jajaran direksi bukan tanpa alasan. Garuda ingin meniru praktik maskapai-maskapai besar dunia yang sukses karena membuka diri pada talenta global.

"Anda bilang kenapa harus ada warga negara asing? Saya kasih contoh lagi. Contoh pesawat-pesawat terbesar kayak Emirates. Ada yang pernah naik Emirates? Mungkin milih ke sana kali dibandingkan pesawat Garuda. Karena kita juga tidak ada connectivity ke Eropa kan. Itu bisa dibilang majority dari direksinya orang asing," kata Pandu dalam acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di JS Luwansa, Jakarta, Kamis (16/10/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mencontohkan lagi maskapai Air New Zealand yang mayoritas direksinya bukan berasal dari Selandia Baru. Maskapai tersebut berhasil memperoleh profit dua kali lebih besar dibandingkan Garuda.

ADVERTISEMENT

Menurut Pandu, Danantara ingin membawa paradigma baru terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia juga menyebut bahwa Danantara sudah membentuk tiga strategi utama untuk menarik investasi.

"Kenapa saya kasih contoh ini? Emang dari sisi Danantara ini kita ingin membawa paradigma baru. Bukan lagi hanya melihat ke dalam tapi juga melihat ke luar. Jadi selama 8 bulan pertama nih, kita pembentukan SDM. Keduanya pembentukan struktur dan organisasi. Dan yang ketiga yang akan kita lakukan 2 tahun ke depan adalah pembentukan kerjasama untuk bisa menarik investasi," jelasnya.

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia Tbk resmi mengumumkan jajaran direksi dan dewan komisaris berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Gedung Manajemen Garuda, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (15/10/2025).

Berdasarkan hasil RUPSLB yang diterima detikcom, Garuda menunjuk Glenny H Kairupan sebagai Direktur Utama mengganti Wamildan Tsani. Selain itu, RUPSLB juga menambahkan posisi Wakil Direktur Utama yang diisi oleh Thomas Sugiarto Oentoro.

Agenda tersebut juga menambah posisi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko perseroan yang sebelumnya kosong. Garuda mengumumkan Balagopal Kunduvara untuk mengisi posisi tersebut.

Simak juga Video: Prabowo Ubah Regulasi, Kini Ekspatriat Bisa Pimpin BUMN

(ily/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads