Saham BNI Gagal Angkat IHSG

Transaksi Capai Rp 9 Triliun

Saham BNI Gagal Angkat IHSG

- detikFinance
Senin, 13 Agu 2007 12:13 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum juga bisa terbebas dari aksi profit taking investor yang khawatir terhadap gejolak pasar finansial global. Pencatatan saham BNI juga gagal mengangkat IHSG ke luar jalur merah. Pencatatan saham BNI yang mencapai Rp 8 triliun menjadikan nilai transaksi hari ini sebagai transaksi terbesar di BEJ tahun ini.Sementara sejumlah bursa regional lain pada awal pekan ini sudah mulai rebound seperti Nikkei dan Taiwan. IHSG pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (13/8/2007) turun lagi 19,813 poin (0,9%) ke posisi 2.187,583.Perdagangan sesi I yang didominasi aksi jual mencatat nilai transaki sebanyak 9,384 triliun. Jumlah transaksi yang besar ini sekitar Rp 8 triliun berasal dari pencatatan saham BNI. Terdapat 31 saham yang naik harganya, 107 saham turun dan 48 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Timah (TINS) turun Rp 350 menjadi Rp 12.950, Bank Negara Indonesia (BBNI) turun Rp 150 menjadi Rp 1.975, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 10.800, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 10.400 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 5.900.Investor memilih untuk meninggalkan pasar saham karena belum adanya tanda-tanda pasar finansial global akan segera pulih. Bahkan Direktur Utama BEJ Erry Firmansyah mengatakan kondisi pasar yang seperti ini akan terjadi hingga bulan September 2007. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads