BI Terus Jaga Rupiah
Rabu, 15 Agu 2007 12:21 WIB
Jakarta -
Posisi nilai tukar rupiah yang sempat menembus level 9.400 per dolar AS di awal perdagangan membuat Bank Indonesia (BI) terus waspada. BI akan terus berjaga di pasar untuk menghindari anjloknya rupiah. "Kita tetap menjaga agar volatilitas tidak tinggi. Kalau volatilitasnya tinggi kita akan masuk. Deputi Gubernur BI Miranda Goltom di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/8/2007) Miranda menjelaskan, pelemahan rupiah kali ini merupakan imbas dari kondisi pasar regional. "Kalau anda lihat Dow Jones jatuh dan terimbas pada pasar kita. Jadi kita tidak sendirian, hampir semua negara terkena dan kami tentunya bersikap akan memasuki pasar jika diperlukan," ujarnya. Nilai tukar rupiah pada sesi siang ini anjlok kembali ke 9.391 per dolar AS.
(qom/ir)










































