SBY Singgung Krisis Subprime Mortgage AS
Kamis, 16 Agu 2007 12:07 WIB
Jakarta -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyinggung krisis kredit perumahan (subprime mortgage) di AS. SBY mengaku pemerintah sudah melakukan langkah-langkah antisipatif."Beberapa hari terakhir ini kita menyaksikan gejolak di bursa-bursa dunia yang dipicu oleh runtuhnya pasar subprime mortgage di AS. Dampak yang dirasakan dapat dilihat pada kinerja harga saham dan nilai tukar yang turun cukup tajam di seluruh dunia termasuk Indonesia," papar SBY.Hal ini diungkapkan SBY dalam Pidato Kenegaraan di Rapat Paripurna DPR RI dan Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2007-2008, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2007).Kondisi saat ini menurut SBY, kembali mengingatkan bahwa globalisasi selain membuka peluang baru bagi pembangunan, juga mengandung risiko-risiko yang perlu diwaspadai."Apa yang kita alami ini juga sedang dialami negara lain di dunia. Kita berharap bahwa langkah yang dilakukan oleh otoritas-otoritas keuangan di negara maju dapat segera meredam gejolak ini," katanya.Menurut SBY, pemerintah juga melakukan langkah-langkah antisipatif dengan melakukan koordinasi kebijakan antara otoritas fiskal dan moneter untuk meningkatkan kesiagaan."Saya yakin dengan kekuatan fundamental ekonomi dan keuangan kita dan cadangan devisa yang telah kita pupuk selama ini serta dengan langkah perkuatan yang dilakukan, Insya Allah gejolak ini akan dapat dilewati dengan dampak seminimal mungkin," jelas SBY.
(ir/qom)










































