Bursa Asia Ambruk, IHSG Nyemplung
Kamis, 16 Agu 2007 12:19 WIB
Jakarta - Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin dalam seiring masih bertumbangannya bursa-bursa regional dan menjelang libur panjang.Pada penutupan sesi I, Kamis (16/8/2007), IHSG terperosok 127,75 poin (6,3%) ke level 1.901,33.Kondisi serupa juga dialami bursa-bursa regional dari Tokyo sampai Australia, Hongkong sampai Singapura yang juga masih didominasi angka merah mengikuti kembali jatuhnya bursa saham di Wall Street.Di perdagangan sesi pagi ini indeks Nikkei 225 anjlok dibawah level 16.000, indeks Nikkei 225 turun 3,74 persen atau 616,10 poin ke level 15.859,50. Indeks S&P/ASX 200 di bursa Australia jatuh 5 persen atau 291,5 poin ke level 5.496,5.Hal yang sama juga terjadi di bursa Filipina yang menyerah 6 persen atau 188,03 poin ke level 2.942,31. Indeks Hang Seng Hongkong juga jatuh 2,5 persen atau 534,49 poin ke level 20.841,23.Menurut analis, kepercayaan pasar telah sedemikian jatuh. Sehingga meskipun banyak saham mulai terlihat murah belum ada tanda-tanda investor kembali membeli dan memicu rebound."Investor telah berubah dari sangat optimistis menjadi sangat pesimistis dalam waktu yang sangat singkat. Belum ada tanda-tanda kondisi ini akan berakhir," kata analis saham CommSec Sidney Craig James seperti dikutip dari kantor berita AFP.Sampai penutupan perdagangan di Bursa Efek Jakarta hari ini tercatat 201 saham turun, 8 saham naik dan 6 saham stagnan. Total transaksi mencapai 27.283 kali sebanyak 11,653 miliar saham dengan nilai 5,583 triliun.Saham-saham yang anjlok dan tergabung dalam top looser antara lain Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 550 menjadi Rp 9.100, Telkom (TLKM) turun Rp 450 menjadi Rp 9.700 dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 200 menjadi Rp 2.725.
(ard/ir)











































