Pasar Rumah Eropa Aman dari Krisis Subprime Mortgage
Minggu, 19 Agu 2007 14:10 WIB
Paris - Setelah melonjak beberapa tahun terakhir, pasar rumah di Eropa tampaknya sudah mulai stabil dan secara umum terlindungi dari kasus macetnya kredit rumah di AS (subprime mortgage."Untuk sementara tidak ada efek negatif dari krisis subprime mortgage terhadap pasar rumah di Eropa," ujar analis real estate dari Societe Generale, Michel Varaldo seperti dikutip AFP, Minggu (19/8/007).Varaldo menambahkan efek dari krisis perumahan di AS hanya bersifat tidak langsung dan yang paling terkena dampak adalah margin keuntungan perbankan.Krisis di AS telah melunturkan indeks saham di dunia. Tetapi para ahli itu yakin skenario keruntuhan kredit rumah yang sama tidak akan terjadi di Eropa, soalnya perbankan Eropa menetapkan persyaratan yang ketat bagi debitor yang ingin meminjam dana ke bank. Hal lain yang menimbulkan optimisme bahwa krisis di AS tidak akan tertular ke Eropa adalah dari sisi permintaan rumah baru tetap tinggi di Eropa.Namun ada juga negara Eropa yang rentan terhadap krisis, yakni negara Spanyol dan Inggris. Pasar rumah di 2 negara itu mengalami kenaikan terus atau overheated selama beberapa tahun terakhir.Hipotek yang ditawarkan di Spanyol dan Inggris juga membuat mereka lebih rentan terhadap risiko kenaikan suku bunga.Sementara di bagian barat Eropa, pasar rumah Perancis relatif aman aman dari krisis. "Pasar rumah Perancis tidak sepenuhnya terorganisir seperti di pasar AS. Fundamentalnya bagus, dan tidak ada rumah yang cukup untuk dijual namun permintaannya tetap tinggi," ujar Bernard Cadeau, Presiden Orpi Network.Italia juga termasuk negara yang dinilai jauh dari krisis subprime mortgage. Persyaratan yang lebih ketat waktu pengajuan kredit perumahan menjadi faktor utama Italia aman dari krisis.
(ddn/lih)











































