Wall Street Terus Membaik, Investor Tetap Waspada
Selasa, 21 Agu 2007 08:22 WIB
Jakarta - Bursa saham di Wall Street terus membaik setelah dihantam krisis subprime mortgage pada pekan lalu. Namun investor terus waspada, mengingat sejumlah korban subprime mortgage terus berjatuhan.Pada perdagangan Senin (20/8/2007), Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik tipis 42,27 poin (0,32%) ke level 13.121,35. Nasdaq juga naik 3,56 poin (0,14%) ke level 2508,59 dan Standard & Poor's 500 naik 0,39 poin (0,03%) ke level 1.445,55.Investor di Wall Street menyambut baik langkah Bank Sentral AS (The Fed) yang memangkas suku bunga diskonto sebesar 50 basis poin menjadi 5,75%.Wall Street juga tertolong oleh suntikan dana lanjutan dari The Fed sebesar US$ 3,5 miliar ke sistem perbankannya. Total dana yang telah disuntikkan The Fed ke sistem perbankan mencapai US$ 97,5 miliar. Masih rebound-nya Wall Street itu langsung mendongkrak Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo. Pada perdagangan Selasa (21/8/2007), Nikkei-225 dibuka langsung menguat 53,50 poin ke level 15.786.Semarak Wall Street dan bursa utama regional itu akan menjadi sentimen positif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEJ. Investor diprediksi akan kembali melakukan aksi pembelian selektif, mengingat sejumlah harga saham unggulan sudah banting harga.Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:Bhakti Securities:Pulihnya bursa regional akibat kebijakan The Fed menurunkan suku bunga diskonto sebesar 50 basis poin pada akhir pekan kemarin berhasil mendorong menguatnya indeks hampir 7% menjadi 2,041. Indikator stochastic memperlihatkan peluang indeks untuk terus menguat masih harus menembus resistance di 2,055 sebelum akhirnya mencoba resistance selanjutnya di 2,150. Namun kondisi ini masih harus menunggu positifnya pergerakan bursa regional.
(qom/qom)











































