IHSG Terjungkal di Bawah 2.000

IHSG Terjungkal di Bawah 2.000

- detikFinance
Selasa, 21 Agu 2007 16:08 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEJ memilih jalannya sendiri. IHSG kembali tumbang di bawah level 2.000, disaat bursa-bursa lain mencatat penguatan signifikan.Pada perdagangan Selasa (21/8/2007), IHSG ditutup anjlok hingga 48,577 poin (2,38%) ke level 1993,007. Indeks LQ 45 naik 12,113 poin (2,86%) ke level 411,449, JII naik 7,778 poin (2,26%) ke level 337,069.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 51.811 kali dengan volume 3,892 miliar lembar saham senilai Rp 3,662 triliun. Sebanyak 40 saham naik, 189 saham turun dan 29 saham stagnan.Hampir semua saham unggulan masuk di jajaran top loser, antara lain PGN (PGAS) turun hingga Rp 350 menjadi Rp 9.550, Telkom (TLKM) turun Rp 350 menjadi Rp 10.150, Astra International (ASII) turun Rp 200 menjadi Rp 16.000, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 175 menjadi Rp 2.250, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 150 menjadi Rp 2.775.Sedangkan saham-saham yang masih mampu mencetak kenaikan harga antara lain Inco naik Rp 1200 menjadi Rp 45.600, Adhi Karya (ADHI) naik Rp 20 menjadi Rp 1.090, Truba Alam (TRUB) naik Rp 10 menjadi Rp 1.320. Bursa regional lain yang turut melemah meski tak sebesar IHSG adalah bursa Singapura turun 2,2%, Kuala Lumpur turun 0,8%, Taipei turun 0,43%.Sementara bursa-bursa regional berhasil mencatat penguatan seperti Tokyo naik 1,07%, Cina naik 1,03%, Hong Kong naik 0,6%, Seoul naik 0,3%, Sydney naik 1%. Ekonom Bank Mandiri Martin Panggabean mengatakan, meski yang terburuk dari krisis subprime mortgage sudah berlalu, namun dampaknya masih akan menghantui bursa saham Indonesia dalam sebulan kedepan. Investor diharapkan terus waspada."Sentimen negatif masih akan ada, nanti akan terus muncul fakta-fakta negatifnya. Kemarin kan yang pertama BNP Paribas, terus Goldman Sachs, nanti kedepannya ada yang masih seperti itu," kata Martin. (qom/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads