BI: Rupiah Masih Ragu Menguat
Rabu, 22 Agu 2007 12:25 WIB
Denpasar - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada beberapa hari ini berada pada level Rp 9.340-9.440 per dolar AS. Bank Indonesia (BI) melihat rupiah masih ragu-ragu untuk menguat.Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah usai serah terima pemimpin BI Denpasar, di Jalan Cokorda Agung Tresna, Denpasar, Rabu (22/8/2007)."Pada saat ini rupiah pada level Rp 9.430-9.440 per dolar AS. Jadi rupiah dan mata uang regional lainnya seperti Taiwan dolar masih melemah, rupiah juga kelihatannya ragu-ragu untuk menguat, Malaysia dan Singapura sudah mulai menguat," ujarnya.Mata uang di kawasan regional kini tengah mencari keseimbangan baru menyusul keputusan Bank Sentral AS memotong suku bunga diskonto hingga 50 basis poin."Ini semua sedang mencari bentuk yang baru setelah AS memotong diskonto rate-nya," ujar Burhanuddin.BI memprediksi dalam beberapa beberapa minggu ke depan, akan tercapai keseimbangan baru bagi rupiah."Tempat equilbriumbaru akan kita capai, saya kira masih pada level Rp 9.000," ujarnya.Beberapa kalangan juga memprediksi suku bunga The Fed akan kembali turun 25 basis poin setelah penurunan suku bunga diskonto."Orang sekarang mulai berpikir bagaimana dengan rate fund risknya Amerika kalau rate fundnya menurun orang mulai flight in menghitung rate fund bakal turun 25 bps. Kalau dia sudah flight in kita juga melihat ada beberapa hal perkembangan yang harus dihitung, misalnya dolar Selandia Baru yang sangat kuat beberapa waktu lalu risiko bunganya hampir sama dengan kita," jelasnya.Bank sentral Eropa dan AS kini tengah mengintervensi pasar untuk menstabilkan gejolak. "Kita juga sedikit-sedikit intervensi supaya menstabilkan," ujarnya.
(ddn/qom)











































