Wall Street Gagal Bertahan

Wall Street Gagal Bertahan

- detikFinance
Jumat, 24 Agu 2007 08:36 WIB
Jakarta - Bursa saham di Wall Street kembali terkulai, meski sempat dibuka menguat. Investor kembali dilanda 'demam' subprime mortgage, sehingga menghambat rally lanjutan.Pada perdagangan Kamis (23/8/2007), Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah 0,25 poin ke level 13.235,88. Sementara Nasdaq ditutup turun 11,10 poin(0,43%) ke level 2.541,70 dan Standard & Poor's 500 turun 1,57 poin (0,11%) ke level 1.462,50.Pada awal pembukaan, Wall Street langsung menguat setelah adanya berita bahwa Bank of America setuju untuk menyuntikkan US$ 2 miliar ke Countrywide Financial Corporation. Perusahaan mortgage itu tengah berjuang untuk survive akibat hantaman badai krisis kredit macet. Namun Wall Street justru bergejolak setelah Federal Reserve kembali menginjeksikan US$ 17,25 miliar ke sistem finansial dalam tiga tahapan. Bursa saham Tokyo pun dibuka langsung melemah. Investor kembali waspada, sehingga aksi jual pun kembali berlanjut. Nikkei-225 pada perdagangan Jumat (24/8/2007), dibuka langsung melemah 0,18% ke level 16.286,01.Kewaspadaan bursa-bursa regional dan global atas dampak subprime mortgage itu akan membawa efek psikologis ke pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEJ. Diperkirakan IHSG akan bergerak variatif, dengan mengikuti pergerakan bursa lainnya. Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:Recapital:Trend turun pada IHSG hanya berakhir jika IHSG mampu ditutup diatas resisten 2155. Sebelum itu terjadi, pelaku pasar sebaiknya berhati-hati karena peluang untuk terjadinya koreksi masih terbuka. IHSG hari ini diperkirakan bergerak bervariasi pada kisaran 2099-2155. Penutupan dibawah suport 2099 adalah signal bearish jangka pendekOptima Investama:Penguatan indeks lebih lanjut menunjukkan investor mulai percaya bahwa kriris subprime di Amerika mulai mereda serta sentimen bursa regional yang positif. Indeks masih mengikuti pola bursa luar karena sentimen dalam negeri masih terbatas. Indeks hari ini diperkirakan bergerak dilevel 2.100-2.150 dengan saham pilihan: BBNI, BUMI, TINS. Bhakti Securities:Indeks kembali naik 2,65% pada perdagangan kemarin menjadi 2,117 mengikuti pergerakan indeks regional setelah bursa Dow Jones menguat 145 poin. Penguatan indeks yang diikuti oleh positif volume serta adanya gap mengindikasikan peluang kenaikan indeks masih terbuka dengan kisaran pergerakan harian antara 2,020-2,103. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads