BEJ Pertahankan Trading Floor

BEJ Pertahankan Trading Floor

- detikFinance
Jumat, 24 Agu 2007 12:45 WIB
Jakarta - Lantai perdagangan atau trading floor di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ) akan dipertahankan meski kini sudah dimulai sistem remote trading.BEJ akan tetap menyewa trading floor di Gedung itu, karena akan digunakan sebagai cadangan."Kalau komunikasi terganggu, anggota bursa (AB) bisa langsung berdagang di trading floor," jelas Dirut BEJ Erry Firmansyah usai RUPSLB di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (24/8/2007).Dalam RUPSLB tersebut, diputuskan untuk bertahan di Gedung milik PT First Jakarta International (FJI) itu selama lima tahun mulai 1 September 2009. FJI telah memberikan diskon besar-besaran kepada BEJ.FJI menurunkan harga sewa dari sebelumnya Rp 120.000 per meter persegi per bulan menjadi hanya Rp 30.000. Biaya itu belum termasuk service charge sebesar US$ 6,5 per meter persegi per bulan.BEJ saat ini menyewa kantor seluas 10.000 meter persegi di Gedung yang terletak di kawasan SCBD itu. Jika digabung dengan KPEI dan KSEI, maka total luas mencapai 12.700 meter persegi.Jika merger dengan Bursa Efek Surabaya (BES) terwujud, BEJ berniat untuk menambah luas lahan sekitar 1.000-1.500 meter persegi."Tapi nanti kita akan nmegosiasikan lagi dengna BES butuhnya berapa," jelas Erry.Proses merger BEJ-BES saat ini masih dalam tahap kajian. Menurut Erry, merger baru akan diputuskan dalam RUPSLB pada September mendatang. (qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads