BI Nilai Asumsi Rupiah di RAPBN 2008 Realistis
Senin, 27 Agu 2007 11:09 WIB
Jakarta - Asumsi rupiah sebesar 9.100 per dolar AS dalam RAPBN 2008 dianggap masih realistis. Bank Indonesia (BI) menilai target pemerintah itu masih sesuai dengan koridor bank sentral yang di kisaran 9.000-9.300 per dolar AS.Pelemahan rupiah saat ini di kisaran 9.300-9.400 per dolar AS dinilai lebih karena sentimen krisis subprime mortgage, bukan karena faktor fundamental."Namun kami masih memandang asumsi nilai tukar 9.100/US$ tahun 2008 masih realistis, mengingat faktor yang mempengaruhi pelemahan nilai tukar rupiah saat ini bukanlah faktor fundamental," kata Aslim Tadjuddin, Deputi Gubernur BI dalam raker dengan Komisi XI DPR, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/8/2007).BI lanjut Aslim, akan mengupayakan agar volatilitas nilai tukar tetap terjaga. Sehingga rata-rata nilai tukar rupiah tahun 2008 dalam kisaran 9.000-9.300 per dolar AS."Ini cukup realistis dengan mempertimbangkan faktor fundamental perekonomian nasional yang semakin membaik," ujarnya.BI berharap kondisi pasar global kembali pulih setelah adanya berbagai langkah kebijakan yang ditempuh beberapa bank sentral negara maju khususnya Federal Reserve untuk mengatasi krisis pasar global.Aslim memaparkan, dampak gejolak pasar keuangan global terhadap pasar keuangan domestik masih bisa diatasi, sehingga diharapkan tidak mempengaruhi perekonomian domestik. Namun begitu, perlu diwaspadai berlanjutnya gejolak pasar keuangan global saat ini.Untuk itu BI dan pemerintah akan senantiasa menjaga dan memelihara kestabilan makro dengan memberikan sinyal positif kepada pasar keuangan. Tujuannya untuk meningkatkan market confidence terhadap stabilitas sistem keuangan dan makro ekonomi.
(ir/qom)











































