BII Targetkan 80% Nasabah Investasi di Reksa Dana
Rabu, 29 Agu 2007 14:59 WIB
Jakarta - PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) menargetkan pertumbuhan dana nasabah yang berinvestasi di instrumen reksa dana sebesar 70 hingga 80 persen. Hal ini dikatakan oleh Senior Vice President Group Head Wealth Management BII, Stefanus Willy Sukianto, usai acara penandatanganan kerjasama dengan PT Danareksa Investment Management di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (28/8/2007). "Balance sheet untuk reksa dana kita saat ini sekitar Rp 3 triliun, dan sampai akhir tahun ini target kita di atas Rp 4,5 triliun untuk reksa dana ini," jelasnya. Stefanus mengatakan bahwa kisaran dana awal untuk investasi awal di instrumen reksa dana bagi nasabah ritel BII adalah Rp 25 juta hingga Rp 30 juta. Pada kesempatan yang sama, Direktur Konsumer BII Sanjay Kapoor mengatakan bahwa potensi dana yang dapat diserap dalam industri reksa dana cukup besar. "Saat ini total dana kelolaan pada industri reksa dana adalah sebesar Rp 70 triliun, sementara untuk deposito sudah ribuan triliun, jadi masih besar potensinya, apalagi suku bunga deposito sudah turun," ujarnya. Mengenai penjualan obligasi negara ritel (ORI) seri 3, Sanjay mengatakan bahwa BII menargetkan penjualan ORI 3 melebihi pencapaian penjualan ORI 2."Waktu ORI 2, kami berhasil menjual sekitar Rp 350 miliar, untuk ORI 3 ini saya berani katakan lebih dari itu, tapi saya tidak bisa mengatakan berapa, tapi yang pasti ORI 3 ini lebih menarik dari kuponnya yang cukup besar," jelasnya. Dia mengatakan, bahwa untuk nasabah yang membeli ORI 3 ini memang persentasenya lebih banyak dari nasabah-nasabah wealth management BII. Sementara itu Presiden Direktur PT Danareksa Investment Management (DIM) Priyo Santoso dalam acara yang sama mengatakan, DIM sangat senang dengan adanya kesempatan bekerjasama dengan BII."Sampai Agustus total dana kelolaan reksa dana kita Rp 4,2 triliun, sampai akhir tahun kita targetkan mencapai Rp 5,2 triliun, jadi kami masih butuh Rp 1 triliun lagi," ujarnya.
(dnl/ir)











































