Pemerintah Sambut Baik Altimo
Rabu, 29 Agu 2007 15:23 WIB
Jakarta - Kehadiran perusahaan telekomunikasi Rusia, Altimo ke Indonesia disambut baik oleh pemerintah Indonesia. Namun untuk niat membeli saham Indosat, pemerintah dengan tegas menolak.Hal tersebut disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil usai pelantikan Mardiyanto sebagai mendagri baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/8/2007)."Tiap investor yg datang ke RI kita welcome. Dari segi industri bagus. Altimo perusahaan besar dan investor yang baik," jelas Sofyan saat ditanya mengenai rencana kedatangan Altimo.Sofyan menegaskan, jika kedatangan Altimo itu ditujukan untuk membeli saham pemerintah di Indonesia, maka hal itu tidak akan terjadi."Saya pikir dengan jumlah yang tinggal 14% itu, nggak ada kebutuhan kita untuk menjual. Biarlah dimiliki oleh negara. Saham pemerintah tidak dijual," tegasnya. Namun menurut Sofyan, jika anak usaha Alfa Group itu ingin membeli saham Indosat yang dimiliki Singapore Technologies Telemedia (STT), maka sah-sah saja."Kalau mau beli saham milik STT, tentu kita gak bisa pengaruhi apa-apa. Itu terserah STT apa mau melepas. Kita nggak bisa jual saham orang lain," tandasnya.Sebelumnya, Harian Rusia Kommersant melaporkan, pimpinan Alfa akan segera datang ke Indonesia untuk memuluskan rencana pembelian 42% saham Indosat yang dimiliki oleh Singapore Technologies Telemedia (STT), anak usah Temasek.Pimpinan Alfa Group akan datang ke Indonesia September mendatang, bersamaan dengan kunjungan Presiden Vladimir Putin.
(qom/ir)











































