Pemerintah Belum Pasang Target Dana IPO Jasa Marga dan Wika
Rabu, 29 Agu 2007 15:50 WIB
Jakarta - Kondisi pasar saham yang belum stabil membuat pemerintah belum berani memasang target perolehan dana IPO untuk PT Jasa Marga (Persero) dan PT Wijaya Karya (Wika)."Jangan dulu lah. Kita lihat dulu kondisi pasar, berapa harga yang pas. Kalau pasar lagi jatuh gini, ya lebih baik kita tahan. Jasa Marga dan Wika masih terus lakukan persiapan," kata Menneg BUMN Sofyan Djalil.Hal itu disampaikan Sofyan usai pelantikan mendagri Mardiyanto, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/8/2007).Namun Sofyan masih berharap IPO Jasa Marga dan Wika bisa berjalan sesuai jadwal. "Saya harap semua masih on schedule, segala persiapan dibuat, kalau pasarnya bagus kita lepas," katanya. Menurut Sofyan, pasar saham memang turun naik. Maka itu pemerintah akan melihat kondisi pasar dulu sebelum melepas Jasa Marga dan Wika. "Kalau kondisi masih seperti hari ini, kita masih bisa jalan. Indeks kita masih di atas 2.000. Tapi kalau turun lagi, ya lebih baik tahan," ujarnya.Sofyan memperkirakan sampai akhir Oktober ini Wika dan Jasa Marga belum siap masuk pasar. "Karena akhir Oktober jadwal mulai road show. Tapi semua tetap kita persiapkan sesuai jadwal," katanya.Setoran BNISementara untuk setoran IPO PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Sofyan mengaku belum tahu apakah sudah disetor ke kas negara atau belum."Saya enggak tahu jadwalnya gimana. Tapi saya pikir sebagian sudah masuk kas negara lewat rekening menkeu. Nanti mereka akan laporkan. Ini ada hasil greenshoe yang belum mereka setor, tapi sisanya sudah," tutur Sofyan.
(ir/qom)











































