BI: Rupiah Takkan Anjlok Seperti Saat Krisis 1997
Rabu, 29 Agu 2007 18:26 WIB
Jakarta -
Nilai tukar rupiah kembali melemah. Namun Bank Indonesia (BI) menjamin nilai tukar rupiah tidak akan anjlok hingga posisi seperti krisis moneter tahun 1997 silam.Jaminan itu disampaikan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S. Goeltom dalam acara Forum Strategis (FORSTRAT) BI di Gedung I, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (29/8/2007)."Pelaku pasar agar paham tidak perlu khawatir rupiah akan anjlok lagi seperti tahun 1997. Tidak ada alasan untuk memikirkan hal itu karena fundamental ekonomi lebih kuat," jelas Miranda.BI juga optmistis inflasi pada tahun 2007 akan terkendali. "Kita optimis inflasi terkendali, tapi harus tetap cautious agar kebijakan moneter tidak jadi bumerang," tegasnya. Hal itu artinya, BI tidak akan menurunkan suku bunga pada saat ini. BI akan menahan suku bunga BI Rate yang saat ini 8,25% hingga waktu yang tepat."Kemudian menentukan pada saat yang tepat apakah suku bunga sudah bisa diturunkan. Tetapi kami melihat tidak ada tekananan, kami tidak melihat kebutuhan untuk menaikkan suku bunga," jelasnya. Menurut Miranda, arahan seperti itu dibutuhkan oleh kalangan pelaku bisnis, karena mereka tak perlu lagi menduga-duga kebijakan apa yang akan diambil BI.
(qom/ir)










































