Laba Indofood Melonjak 37%

Laba Indofood Melonjak 37%

- detikFinance
Kamis, 30 Agu 2007 08:42 WIB
Jakarta - PT Indofood Sukses Makmur Tbk mencatat kenaikan laba bersih sebesar 37,1% pada semester I-2007 menjadi Rp 367,18 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 267,77 miliar. Kenaikan laba bersih disebabkan penurunan biaya bunga bersih yang signifikan dan peningkatan penjualan perseroan."Penurunan biaya bunga bersih sekitar 40 persen atau senilai Rp165 miliar. Core profit juga naik menjadi Rp 383,43 miliar dari Rp 298,33 miliar," kata Presiden Direktur Indofood Anthoni Salim dalam siaran persnya yang diterima detikFinance, Kamis (30/8/2007).Sementara penjualan bersih konsolidasi perseroan sebesar naik 21,3 persen menjadi Rp 12,30 triliun pada paruh pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp10,14 triliun. Menurut Anthoni meskipun harga gandum dan bahan baku lainnya, serta biaya pengangkutan meningkat, Indofood berhasil membukukan pertumbuhan laba kotor sebesar 12 persen menjadi Rp 2,58 triliun."Namun demikian, marjin laba kotor turun menjadi sebesar 21,0% karena dampak penurunan marjin di Kelompok Usaha Produk Konsumen Bermerek dan Bogasari," ujarnya.Di sisi lain kelompok usaha minyak goreng dan lemak nabati serta kelompok usaha distribusi berhasil meningkatkan kinerjanya karena kenaikan harga CPO serta peningkatan efisiensi. Hal ini membuat laba usaha Indofood mengalami peningkatan sebesar 6,9 persen menjadi Rp 994,03 miliar, namun marjin laba usaha turun menjadi 8,1 persen.Anthoni menambahkan bahwa semester kedua tahun 2007 masih akan diwarnai dengan berbagai tantangan mengingat harga bahan baku, terutama gandum belum menunjukkan tanda-tanda penurunan."Kami akan terus berupaya keras dalam mengendalikan biaya operasi, meningkatkan efisiensi usaha dan memperkuat strategi pemasaran serta distribusi. Kami percaya dengan langkah-langkah tersebut yang didukung oleh komitmen kami untuk mencapai corporate excellenge, kami akan dapat mempertahankan kinerja yang baik dan berkesinambungan di masa mendatang," tambahnya. (ard/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads