Tekanan Rupiah Mulai Longgar
Kamis, 30 Agu 2007 08:51 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah mulai tenang setelah sebelumnya terkapar akibat terkena guncangan pasar finansial dunia. Pada perdagangan Kamis (30/8/2007), rupiah dibuka menguat tipis ke level 9.400/9.405 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.415 per dolar AS. Sementara dolar AS kembali melemah atas euro dan mata uang lainnya, karena investor berspekulasi Bank Sentral AS (The Fed) akan menurunkan suku bunganya. Sebuah surat yang dikeluarkan senator AS, menyebutkan bahwa Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke mengindikasikan akan segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk membatasi dampak kredit macet.Hal itu langsung diartikan pasar bahwa The Fed akan segera menurunkan suku bunga benchmark-nya pada pertemuan mendatang. Meski berdampak baik pada pasar saham, namun tidak baik untuk dolar AS.Euro menguat ke level 1,3676 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,3604 dolar. Sementara poundsterling menguat ke level 2.0173 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 2,0000 dolar.
(qom/qom)











































