Tingkat Imbal Hasil Obligasi di BES Kembali Normal

Tingkat Imbal Hasil Obligasi di BES Kembali Normal

- detikFinance
Sabtu, 01 Sep 2007 13:12 WIB
Bali - Kondisi imbal hasil (yield) obligasi korporasi dan negara yang diperdagangkan di Bursa Efek Surabaya (BES) sudah kembali ke titik normal.Sebelumnya yield obligasi di BES meningkat tajam akibat turunnya harga yang dipicu krisis subprime mortgage di AS."Jadi korporasi dan pemerintah yang ingin mengeluarkan surat utang tidak perlu menunda lagi," kata Direktur BES, Guntur Pasaribu, disela-sela workshop wartawan pasar modal, di Hotel Harris, Kuta Bali, Sabtu (1/9/2007).Sebelumnya beberapa perusahaan menunda penerbitan obligasi karena tingginya yield yang akan membuat biaya yang dikeluarkan dalam pembayaran bunga lebih tinggi.Guntur juga mengatakan, dalam pasar obligasi Indonesia, daya serap pasar terhadap obligasi baru masih sangat tinggi. Karena permintaannya memang lebih besar daripada suplai yang ada. Guntur mencontohkan berdasarkan data BI ada likuiditas sebesar Rp 5,5 triliun yang merupakan switching dari dana pihak ketiga (DPK) dan dana yang disalurkan. Dana ini kata Guntur bisa digunakan untuk menyerap obligasi yang ada di pasar. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads