Rupiah Kembali Dekati 9.400/US$
Senin, 03 Sep 2007 08:43 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah dibuka langsung melemah, setelah penguatan yang cukup tajam di akhir pekan lalu. Namun surutnya permintaan dari korporasi diharapkan akan mengurangi tekanan terhadap rupiah.Pada perdagangan Senin (3/9/2007), rupiah dibuka melemah tipis ke level 9.393/9.399 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.385 per dolar AS. Rupiah juga diharapkan bisa mendapatkan berkah dari sinyal Bank Sentral AS, yang berniat untuk menurunkan Fed Fund Rate dalam rangka meredakan dampak subprime mortgage.Presiden AS George W Bush dan pimpinan bank sentral AS (Federal Reserve) Ben Bernanke pekan lalu mengeluarkan jurus untuk mengatasi keruwetan ekonomi akibat krisis kredit perumahan bergaransi rendah (subprime mortgage).Bernanke memberikan isyarat pemotongan suku bunga The Fed untuk mendorong stabilitas pasar finansial.Bush mengatakan langkah yang ditempuh ini untuk menghentikan gagal bayar yang dialami masyarakat karena cicilan utangnya sudah jatuh tempo. Kebijakan ini juga untuk memberikan kesempatan kepada warga membayar lagi cicilannya dan tetap menjadi pemilik rumah tersebut.
(qom/qom)











































