Beli Saham Mirip Cari Menantu

Beli Saham Mirip Cari Menantu

- detikFinance
Sabtu, 08 Sep 2007 18:30 WIB
Semarang - Anda yang ingin berinvestasi di pasar saham sebaiknya menuruti saran Menkeu Sri Mulyani Indrawati. "Agar untung, belilah saham seperti mencari menantu," katanya.Sekitar 100 pengusaha Jawa Tengah yang hadir di Hotel Novotel Semarang, Jalan Pemuda, Sabtu (8/9/2007) bengong mendengar pernyataan Menkeu tersebut. Tampaknya, mereka tak begitu mengerti kaitan antara membeli saham dengan mencari menantu. Menkeu pun menjelaskan hal itu."Cari menantu jangan hanya yang bermobil, keren, atau kelihatan kaya. Lihat juga prospeknya, kira-kira dalam waktu 5 atau 10 tahun, dia bisa menghidupi anak kita tidak," jelas Sri Mulyani."Kalau tidak berprospek, bisa jadi mobil, penampilan, atau apa pun barang yang dimiliki calon menantu itu musnah dalam sekejap," imbuhnya.Para peserta dialog pun langsung tertawa dan bertepuk tangan. Mereka tidak mengira jika Menkeu memberi contoh seperti itu.Sri Mulyani menjelaskan, perusahaan yang rugi belum tentu tidak berprospek. Karena itu, dalam beberapa waktu ke depan, perusahaan itu bisa meraup keuntungan besar.Mantan Ketua LPEM FE UI itu berharap masyarakat bisa melihat dengan jeli sebelum menanamkan dananya ke pasar saham. "Bunga yang daunnya layu belum tentu tidak berharga. Rawat dulu, lalu setelah bunga itu bagus, jual. Anda pasti untung," katanya mengibaratkan proses penanaman modal. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang lumayan bagus, pemerintah terus mendorong perusahaan agar go public. Perusahaan-perusahaan itu diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat sebagai salah satu pendorong kesejahteraan. "Masyarakat bisa memilih perusahaan mana yang sahamnya layak dibeli. Silahkan, bebas. Yang jelas, pemerintah ingin keuntungan perusahaan dinikmati banyak orang dengan cara go public," tandasnya. Eh ngomong-ngomong, sudah punya calon menantu belum Bu?... (try/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads