Dolar Kembali Ditendang Euro

Dolar Kembali Ditendang Euro

- detikFinance
Selasa, 11 Sep 2007 08:45 WIB
Jakarta - Dolar AS kembali melemah atas euro, karena para spekulator terus beraksi mengantisipasi penurunan Fed Fund Rate yang kemungkinan akan diputuskan dalam pertemuan Bank Sentral AS 18 September mendatang.Pada perdagangan di New York, euro kembali menguat ke level 1,3797 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,3769 dolar. Euro sempat menguat ke level tertingginya di 1,3816 dolar.Namun dolar AS berhasil menguat atas yen ke posisi 113,69 yen, dibandingkan sebelumnya di level 113,47 yen.Mayoritas pelaku pasar fokus pada dolar AS, karena mulai mengantisipasi penurunan Fed Fund Rate pekan depan. Saat ini suku bunga benchmark AS berada di level 5,25%. The Fed kini dalam tekanan untuk menurunkan suku bunga, menyusul belum berakhirnya krisis subprime mortgage. Namun adanya ancaman inflasi AS diprediksi akan menjadi pertimbangan sendiri pada The Fed untuk tidak menurunkan suku bunga sembarangan.Sementara nilai tukar rupiah tetap bergerak pada kisaran tipis, ditengah kondisi pasar finansial yang belum stabil.Pada perdagangan Selasa (11/9/2007), rupiah dibuka langsung melemah ke level 9.420/9.430 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.414 per dolar AS. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads