Kapitalisasi Pasar Bursa Efek Indonesia Rp 2.100 Triliun
Selasa, 11 Sep 2007 14:25 WIB
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memiliki kapitalisasi pasar Rp 2.100 triliun. Nilai itu berasal dari kapitalisasi pasar Bursa Efek Jakarta (BEJ) Rp 1.500 triliun dan Bursa Efek Surabaya (BES) Rp 600 triliun.Demikian diungkapkan Dirut BES Guntur Pasaribu dalam jumpa pers bersama direksi BEJ dan BES menyambut pendirian BEI, di gedung BEJ, Jakarta, Selasa (11/9/2007). "Setelah bergabung market capitalization BEI Rp 2.100 triliun termasuk dengan derivatif," kata Guntur.Sementara Dirut BEJ Erry Firmansyah mengatakan, dalam 2-3 tahun kedepan sumbangan nilai kapitalisasi pasar BEI terhadap GDP (Gross Domestic Product) bisa mencapai 100 persen dibanding saat ini 43-44 persen."Market capitalization to GDP kita masih rendah dibanding dengan Bursa Singapura yang mencapai 150 persen," katanya.Erry mengatakan dengan penggabungan bursa ini ditargetkan jumlah emiten saham akan bertambah sedikitnya 500 perusahan tercatat dalam dua tahun kedepan.Demikian pula target investor domestik akan mencapai 2 juta investor di tahun 2009. Sebelumnya BEJ menargetkan 2 juta investor tahun 2008."Kedepan BEI akan menjadi bursa terbesar di Asia dalam 10 tahun mendatang," kata Dirut BES Bastian Purnama.
(ir/qom)











































