Pasar Modal Kok Ikut Puasa
Kamis, 13 Sep 2007 12:48 WIB
Jakarta - Sudah menjadi tradisi di Bursa Efek Jakarta (BEJ) jika Ramadan tiba, transaksi di pasar modal pun ikut puasa.Pelaku pasar sudah maklum siklus perdagangan di bulan puasa yang cenderung lesu. Meskipun tidak ada penjelasan secara teknikal dan fundamental kenapa transaksi saham ikut puasa. "Perdagangan yang sepi di bulan puasa memang sudah faktor musiman, sampai saat ini tidak ada penjelasan kenapa perdagangan sepi saat bulan puasa," kata analis dari BNI Securities Alfatih saat dihubungi detikFinance, Kamis (13/9/2007).Pada perdagangan sesi I Kamis (13/9/2007) yang bertepatan dengan hari pertama bulan puasa, nilai perdagangan di pasar reguler hanya tercatat sebesar Rp 673,948 miliar dari biasanya yang mencapai sekitar Rp 1 triliun di sesi I. IHSG pada sesi I turun 8,489 poin (0,36%) ke posisi 2.201,442.Para analis melihat kecenderungan lesunya pasar ini akan berlangsung selama bulan Ramadan dan merupakan faktor musiman.Hal yang sama juga disampaikan analis Mega Capital, Felix Sindhunata. Menurutnya secara historis, perdagangan saat bulan puasa memang selalu sepi.Alfatih menambahkan penurunan IHSG sampai sesi I perdagangan hari ini lebih dipicu oleh faktor teknikal. Karena harga-harga saham yang sudah terlalu tinggi dan faktor kekhawatiran terhadap kenaikan harga minyak dunia serta potensi inflasi yang ditimbulkan."Harga saham saat ini sudah mencapai titik resistance," ujarnya.
(ard/ir)











































