Global Mediacom Bagi Dividen Interim Rp 200 Miliar

Global Mediacom Bagi Dividen Interim Rp 200 Miliar

- detikFinance
Kamis, 13 Sep 2007 17:06 WIB
Jakarta - PT Global Mediacom Tbk akan membagikan dividen interim perseroan tahun buku 2007 senilai Rp 150-200 miliar.Dividen interim itu dalam bentuk pembagian saham PT Indonesia Air Transport Tbk (IAT) atau dalam bentuk uang tunai.Demikian dikatakan oleh Presdir PT Global Mediacom Tbk, Hary Tanoesoedibjo dalam jumpa pers usai RUPSLB di Gedung Bimantara, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (13/9/2007). Dalam RUPSLB juga disetujui rencana penjualan seluruh saham Global Mediacom di PT Usaha Gedung Bimantara (UGB) kepada PT Kridaperdana Indahgraha Tbk dengan harga Rp 510 miliar.Manajemen juga mendapat persetujuan rencana pengembangan PT Sky Vision Networks yang bergerak di bidang pay TV dan media berbasis langganan."Mengingat prospek industri tersebut yang masih menjanjikan dengan peneterasi pay TV sebesar 2-3 persen yang tergolong masih rendah," kata Hary.Manajemen Global Mediacom akan mengembangkan Sky Vision masuk ke bidang usaha media berlangganan lainnya. Tetapi tidak terbatas hanya dibidang direct to home pay TV melainkan masuk ke mobile pay TV, IP TV dan lain-lain."Untuk mobile TV, mudah-mudahan tahun ini sudah bisa terlaksana," katanya.Untuk pengembangan pay TV ini capex pengembangannya kira-kira US$ 15-20 juta. Selain itu juga Sky Vision akan diarahkan untuk membidik pasar di luar negeri."Kita memang sedang melakukan pembicaraan dengan pihak luar untuk bekerja sama pengembangan pay TV, tapi saya belum disclose dulu," kata Hary.RUPSLB juga memberi persetujuan wewenang kepada komisaris dan direksi dalam hal pemberian jaminan berupa jaminan perusahaan atau corporate guarantee atas seluruh maupun sebagian besar harta kekayaan oleh perseroan dan oleh anak usaha perseroan. "Dengan persetujuan RUPSLB kali ini, maka Global Mediacom 100 persen fokus pada bisnis inti yaitu media dan telekomunikasi," katanya. Global Mediacom menargetkan pendapatan tahun 2007 sebesar Rp 4-4,2 triliun dan tahun 2008 diharapkan ada kenaikan 60-70 persen. Sedangkan target pendapatan iklan tahun ini Rp 2,8-3 triliun. (ir/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads