Indocement Tambah Kapasitas Produksi Hingga 20 Juta Ton

Indocement Tambah Kapasitas Produksi Hingga 20 Juta Ton

- detikFinance
Selasa, 18 Sep 2007 21:10 WIB
Jakarta - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk berencana untuk terus menambah kapasitas produksinya hingga mencapai 20 juta ton per tahun di tahun 2009. Demikian diungkapkan oleh Direktur Keuangan Indocement Christian Kartawijaya dalam bincang-bincang dengan wartawan usai buka puasa bersama di Gedung Indocement, Jalan Jend. Sudirman, Jakarta, Selasa (18/9/2007). "Di tahun ini kami akan menambah kapasitas produksi sebesar 600 ribu ton melalui modifikasi pabrik kami di Citereup yang sudah berjalan mulus pada Agustus ini, sehingga kapasitas kita tahun ini menjadi sebesar 17,1 juta ton per tahun, tahun ini total capex kita sekitar US$ 60-65 juta termasuk modifikasi pabrik tersebut," paparnya. Sementara untuk 2008, Christian mengatakan bahwa perseroan akan kembali melakukan investasi untuk sebuah cement mill (penggilingan) untuk menambah kapasitas sebesar 1,2 juta ton dengan biaya investasi US$ 30-35 juta. Ditambahkannya bahwa perseroan merencanakan capex di 2008 sebesar US$ 95 juta. "Dengan penambahan tersebut maka kapasitas produksi di 2008 menjadi 18,3 juta ton, dan di 2009 kita akan menambah kembali 1 cement mill dengan biaya US$ 25-35 per ton sehingga kapasitas total kita menjadi 20 juta ton per tahun," tuturnya. Christian menjelaskan, jika pada 2009 ternyata permintaan semen lokal makin bertambah sementara kapasitas produksi industri tidak sanggup memenuhi, maka perseroan mengkaji untuk membuat pabrik baru. "Tapi itu (bangun pabrik) tergantung supply and demand, jika diharuskan maka kita berencana menambah satu pabrik dengan kapasitas 3 juta ton, tapikan kita juga bisa meng-convert porsi ekspor kita yang sebesar 3 juta ton untuk dijual ke lokal," jelasnya. Sementara untuk hasil akuisisi perseroan terhadap sebuah pabrik andesit milik Gunung Tua Mandiri dengan membeli 51 persen sahamnya, Christian mengatakan bahwa pabrik yang diakuisisi akan mulai beroperasi pada 1 Oktober 2007. "Memang ini akan berpengaruh kepada pendapatan kita di tahun ini, tapi saya belum bisa mengatakan berapa namun yang pasti di tahun ini kita harapkan revenue tumbuh sebesar 10 persen," jelasnya. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads