Antam Takut Izin Kuasa Pertambangan Pindah Tangan
Rabu, 19 Sep 2007 17:51 WIB
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meminta dukungan pemerintah pusat soal kepastian izin kuasa pertambangan (KP) yang akan diatur oleh pemerintah daerah.Dirjen Mineral Batubara dan Panas Bumi Departemen ESDM, Simon F Sembiring mengatakan kedatangan Antam kali ini untuk minta dukungan soal izin KP."Antam takut begitu mereka kembalikan lalu pemda memberikannya ke orang lain, tapi kesimpulan kita bikin saja presentasi didepan pak menteri, gubernur dan bupati," kata Simon di gedung departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (19/9/2007). Menurut Simon, Antam khawatir karena sesuai dengan SK menteri semua kontrak penambangan harus dikembalikan dulu ke pemerintah lalu pemda yang akan mengeluarkan izin baru.Kerjasama dengan BHP BillitonSementara Dirut Antam, D Aditya Sumanegara mengatakan pihaknya sudah melaporkan ke menteri ESDM soal kerjasama penambangan nikel di Maluku dengan BHP Billiton."Antam kerja sama dengan BHP untuk menambang nikel di Buli Maluku Timur. Kita sudah ada strategic aliansi dengan BHP dan kami tadi melapor ke menteri untuk minta dukungan," kata Deddy.Pembagian saham antara Antam dan BHP dibagi 50 banding 50. Namun Deddy belum menyebutkan berapa investasinya."Sangat besar, tapi untuk sistem proses penambangannya bisa menggunakan hydrometallurgy dan pyrometallurgy," kata Deddy.
(ir/qom)











































