Rupiah Lari Kencang, IHSG Kalem
Kamis, 20 Sep 2007 12:12 WIB
Jakarta - Eforia penurunan bunga The Fed terus menggema d pasar modal. Rupiah kian perkasa di level 9.100-an per dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kalem.Pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, Kamis (20/9/2007), rupiah menguat 40 poin ke posisi 9.180 per dolar AS. Rupiah bergerak lincah mengikuti mata uang regional yang sedang di atas angin terhadap dolar AS.Pelaku pasar memprediksi penurunan bunga The Fed 0,5 persen menjadi 4,75 persen akan diikuti oleh Bank Indonesia (BI).Spekulasi yang menyeruak, BI akan memangkas BI Rate yang kini sebesar 8,25 persen dalam rapat dewan gubernur (RDG) bulan Oktober.Sementara investor saham mulai menahan diri berburu saham dalam jumlah besar setelah Rabu kemarin (19/9/2007) IHSG naik tajam.Pada penutupan perdagangan sesi I Kamis (20/9/2007), IHSG cuma naik tipis 0,837 poin (0,04%) ke posisi 2.314,176.Transaksi saham sesi I mencatat frekuensi 33.987 kali dengan volume 2,710 miliar unit saham, senilai Rp 2,7 triliun. Sebanyak 61 saham naik, 109 saham turun dan 46 saham stagnan.Saham-saham yang bertahan di top gainer antara lain, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 150 menjadi Rp 6.300, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 125 menjadi Rp 3.425, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 50 menjadi Rp 2.700 dan Timah (TINS) naik Rp 50 menjadi Rp 12.350.
(ir/qom)











































