Peringatan Bernanke Kembali Bikin Loyo Wall Street

Peringatan Bernanke Kembali Bikin Loyo Wall Street

- detikFinance
Jumat, 21 Sep 2007 08:03 WIB
Jakarta - Peringatan Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke tentang belum berakhirnya krisis subprime, membuat Wall Street kembali loyo. Bernanke di depan Kongres AS mengingatkan bahwa masalah yang terburuk dari krisis subprime belum berakhir. Masih banyak pemilik rumah yang menghadapi kesulitan membayar rumah berdasarkan tingkat suku bunga hipotek yang disesuaikan berdasarkan tingkat suku bunga yang lebih tinggi.Peringatan itu langsung membuat Wall Street yang sempat menguat selama 2 hari loyo. Pada perdagangan Kamis (20/9/2007), Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah 48,86 poin (0,35%) ke level 13.776,70.Nasdaq turun 12,19 poin (0,46%) ke level 2.654,29 dan Standard & Poor's 500 turun 10,28 poin (0,67%) ke level 1.518,75.Fred Dickson, analis dari DA Davidson & Co mengatakan, penurunan suku bunga 18 Seotember lalu secara momentum merupakan berita yang baik untuk investor. Namun tidak secara cepat akan mengatasi masalah kredit perumahan AS, meningkatnya tekanan inflasi atau resesi di pasar perumahan AS."Isu-isu ini masih merupakan masalah bagi pasar dalam beberapa bulan. Yang mendasar bagi kami adalah kami harus menikmati dampak secara sementara atas keputusan The Fed itu, namun tidak perlu terlalu terhanyut," ujarnya seperti dikutip dari AFP, Jumat (21/9/2007).Pelemahan Wall Stret itu langsung membuat indeks Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo melemah hingga 110,92 poin (0,68%) ke level 16.302,87.Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sudah mulai bergerak terbatas sejak perdagangan kemarin, kembali akan mendapat tekanan. IHSG pun diprediksi akan bergerak tipis ke arah pelemahan.Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:Optima Investama:Pelemahan indeks dipicu oleh TLKM yang melemah 5 poin ditengah regional yang masih menguat. Beberapa investor melakukan profit taking sehingga turut membuat indeks semakin melemah. Indeks diperkirakan bergerak dikisaran: 2.290-2.350 dengan saham pilihan: BUMI, ANTM, TINS, UNSP dan BBRI. Bhakti Securities:Indeks tidak berhasil meneruskan rallinya pada perdagangan kemarin setelah aksi profit taking terhadap saham-saham unggulan menggerus indeks dan menutupnya melemah 0,38% menjadi 2,304. Pola perdagangan yang lebih banyak didominasi oleh saham-saham lapis kedua dan ketiga mengindikasikan peluang indeks untuk menguat semakin terbatas dan rawan akan aksi profit taking. Indeks akan bergerak variatif dengan kecendrungan melemah. Kisaran indeks harian 2,280-2,330. (qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads