Pasar Cermati Kebijakan MSCI, IHSG Bergerak Datar Meski Saham Teknologi Menguat

Pasar Cermati Kebijakan MSCI, IHSG Bergerak Datar Meski Saham Teknologi Menguat

- detikFinance
Rabu, 28 Jan 2026 08:45 WIB
img-alt

Mega Capital Sekuritas

PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 dengan layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
Pasar Cermati Kebijakan MSCI, IHSG Bergerak Datar Meski Saham Teknologi Menguat
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam
Jakarta -

Market Overview

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung terbatas pada perdagangan Selasa (27/01).

Indeks ditutup naik tipis 0,05% ke level 8.980,23. Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan dan menjadi penopang utama indeks, di antaranya DSSA yang melesat 4,88%, GOTO menguat 8,33%, serta TLKM naik 2,34%.

Di sisi lain, tekanan terlihat pada saham berkapitalisasi besar. ASII turun cukup dalam sebesar 8,36%, diikuti BBCA yang melemah 1,96% dan BMRI turun 2,04%, sehingga menahan pergerakan IHSG untuk bergerak lebih jauh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari aktivitas pelaku pasar, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih. Di pasar reguler, asing membukukan net sell Rp1,65 triliun, sementara di seluruh pasar tercatat net sell Rp1,61 triliun.

Secara sektoral, kinerja bursa terpantau beragam. Sebanyak 5 dari 11 sektor berhasil ditutup di zona hijau. Namun, sektor Industrial menjadi yang paling tertekan dengan pelemahan 3,45%, sedangkan sektor Technology tampil paling kuat dengan kenaikan 2,14%.

ADVERTISEMENT

Tekanan volatilitas di pasar saham Indonesia masih terlihat, tercermin dari pergerakan indeks ETF EIDO dan MSCI Indonesia yang masing-masing turun 0,10% dan 0,43%. Kondisi ini menunjukkan kehati-hatian investor dalam mengambil posisi di pasar saham domestik.

Dari sisi kebijakan global, MSCI menyampaikan rencana pembekuan sementara terhadap sejumlah penyesuaian indeks yang berkaitan dengan saham Indonesia.

Kebijakan ini mencakup penangguhan perubahan yang biasanya muncul dalam Index Reviews, termasuk Review Februari 2026, serta penyesuaian akibat aksi korporasi. MSCI juga tidak akan menaikkan Foreign Inclusion Factors (FIF) dan Number of Shares (NOS), tidak menambahkan saham Indonesia baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta menahan perpindahan kelas ukuran saham, termasuk dari Small Cap ke Standard.

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan tingkat perputaran indeks dan risiko terkait investability, sekaligus memberi waktu bagi otoritas pasar melakukan peningkatan transparansi. MSCI menyatakan akan meninjau kembali aksesibilitas pasar Indonesia apabila hingga Mei 2026 belum terdapat perkembangan yang memadai.

Kondisi ini berpotensi memberikan tekanan lanjutan pada IHSG, seiring masih derasnya aksi jual asing dalam beberapa hari terakhir, dengan area pergerakan terdekat berada di kisaran 8.715–8.750.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

Simak juga Video 'Kenapa Rupiah Babak Belur Saat IHSG Malah Cetak Rekor Tinggi?':

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads