Penguatan Euro Merajalela

Penguatan Euro Merajalela

- detikFinance
Jumat, 21 Sep 2007 14:36 WIB
London - Mata uang tunggal, euro makin perkasa dan mencatat rekor tertingginya kembali atas dolar AS.Pada awal perdagangan Jumat (21/9/2007) di London, euro langsung melesat ke posisi 1,4120 dolar, sebelum akhirnya surut ke level 1,4105 dolar. Pelemahan dolar AS atas euro terjadi setelah Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke memberi peringatan tentang belum berakhirnya krisis subprime.Bernanke di depan Kongres AS mengingatkan bahwa masalah yang terburuk dari krisis subprime belum berakhir. Masih banyak pemilik rumah yang menghadapi kesulitan membayar rumah berdasarkan tingkat suku bunga hipotek yang disesuaikan berdasarkan tingkat suku bunga yang lebih tinggi.Dolar AS sebenarnya sudah sangat menderita setelah The Fed memutuskan menurunkan tingkat suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 4,75% pada 18 September lalu.Setelah keputusan itu, dolar langsung merosot ke level terendahnya atas euro. Namun kini, rekor terendah dolar atas euro terus pecah."Dolar masih rentan dan dalam jangka pendek kemungkinan akan terus melemah," ujar Derek Halpenny, ekonom Bank of Tokyo-Mitsubishi di London seperti dikutip dari AFP, Jumat (21/9/2007). (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads