Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) babak belur minus 7,35% ke level 8.320 pada penutupan perdagangan. Sejak perdagangan dibuka, IHSG langsung anjlok 6%.
Meski begitu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan saat-saat seperti sekarang justru menjadi waktu yang sangat tepat untuk membeli saham. Sebab, harga saham yang sempat terlampau tinggi melemah. Apalagi, Purbaya mengatakan, Bursa Efek Indonesia (BEI) berkomitmen memperbaiki tata kelola pasar saham.
"Kita tahu itu akan diperbaiki dalam waktu yang tidak terlalu lama. Sebelum bulan Mei. Seharusnya sekarang it's a good time to buy. Kalau saya bilang sih, ini kesempatan baik (untuk investasi), karena kemarin terlalu tinggi," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purbaya mengatakan, sentimen pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) soal bursa saham Indonesia jadi biang kerok panic selling. Hal itu membuktikan bahwa BEI selama ini kurang transparan dan juga praktik goreng saham masih menjamur. Sejak pertemuan dengan BEI beberapa waktu lalu, Purbaya sudah mewanti-wanti agar hal ini segera diperbaiki.
"Saya bilang perbaiki pasar saham dari ulah para penggoreng saham. Sebetulnya arahnya ke situ. Cuma kemarin mereka geraknya agak pelan atau mungkin masih dalam plan mereka," ujar Purbaya.
Sejauh ini, Purbaya sudah mengantongi komitmen perbaikan dari BEI agar pasar saham kembali pulih dan stabil. "Seharusnya sih, saya udah cek dengan Ketua OJK tadi, dia clear akan membereskan semua yang disebutkan di MSCI tadi sebelum Mei," kata Purbaya.
Simak Video: Dampak MSCI Terhadap Merahnya IHSG Hari Ini
(hal/ara)










































