Ratusan Saham Kebakaran Usai Trading Halt

Ratusan Saham Kebakaran Usai Trading Halt

Andi Hidayat - detikFinance
Kamis, 29 Jan 2026 12:25 WIB
Ratusan Saham Kebakaran Usai Trading Halt
Ilustrasi/Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hingga Sesi I perdagangan hari ini, Kamis (29/1). Diketahui sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah trading halt atau penghentian sementara perdagangan usai IHSG anjlok hingga 8%.

Berdasarkan data perdagangan RTI Business, IHSG hingga penutupan sesi I tercatat melemah hingga 5,91% ke level 7.828,47. Indeks saham diketahui sempat melemah lebih dari 10% ke level terendahnya 8.049,09.

Hingga saat ini, tercatat volume transaksi 42,90 miliar dengan nilai transaksi Rp 32,75 triliun. Sementara frekuensi saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 2.550.768 kali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham Top Gainers & Losers

Sebanyak 720 saham melemah, 65 saham menguat, dan 22 saham stagnan. IHSG melemah sejak pembukaan perdagangan di level 8.027.82 kemudian menjauh dari level 8.000-an.

Terdapat beberapa saham yang masuk dalam kategori top gainers, seperti PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) yang menguat 21,58% ke harga Rp 338 per lembar saham. Kemudian PT Victoria Insurance Tbk (VINS) menguat 20,88% ke harga Rp 220 per lembar saham. Selain itu, PT Super Energy Tbk (SURE) juga tercatat menguat hingga 19,23% ke harga Rp 3.100 per lembar saham.

ADVERTISEMENT

Kemudian untuk top losers di antaranya PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melemah 14,97% ke harga Rp 250 per lembar saham. Kemudian ada PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melemah 14,79% ke harga Rp 1.210 per lembar saham. Selain itu, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melemah 14,74% ke harga Rp 486 per lembar saham.

Trading Halt

Untuk diketahui, BEI kembali mengambil langkah trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham, Kamis (29/1). Trading halt ini menjadi yang kedua kalinya dilakukan BEI setelah sebelumnya IHSG sempat menyentuh batas trading halt.

Hari ini, trading halt dilakukan pada pukul 09.26 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09:56 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.

"Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%," ungkap Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/1/2026).




(ahi/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads