Purbaya Ungkap yang Bakal Bertemu MSCI Usai Bos BEI & OJK Mundur

Purbaya Ungkap yang Bakal Bertemu MSCI Usai Bos BEI & OJK Mundur

Anisa Indraini - detikFinance
Sabtu, 31 Jan 2026 22:18 WIB
Purbaya Ungkap yang Bakal Bertemu MSCI Usai Bos BEI & OJK Mundur
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Foto: Retno Ayuningrum/detikcom
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal pihak yang bakal bertemu Morgan Stanley Capital International (MSCI) usai petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengundurkan diri.

Pertemuan itu untuk merespons laporan terkait regulasi dan transparansi pasar saham Indonesia yang dipermasalahkan.

Purbaya mengatakan yang akan bertemu dengan MSCI adalah Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, yang juga menjabat merupakan Direktur Pengembangan BEI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan tersebut rencananya akan berlangsung Senin (2/2/2026).

"Mestinya dia (Jeffrey Hendrik) sama timnya mereka. Dari bursa, kan mereka independen, nanti kalau saya masuk, menteri keuangan (dibilang) ikut campur. Dia menyelesaikan masalah sesuai dengan prosedur yang ada di internal mereka, pemerintah nggak ikut campur. Kita pijat-pijat punggungnya saja biar kerja," ujar Purbaya di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

ADVERTISEMENT

Jeffrey Hendrik menambahkan pertemuan dengan MSCI nanti secara online. Selain BEI, ada juga perwakilan dari pihak OJK yakni Friderica Widyasari Dewi selaku Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner sementara, serta Hasan Fawzi selaku pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon sementara.

"Saya akan mewakili BEI untuk ketemu dengan petinggi MSCI, dari OJK juga akan ikut. Kita akan meyakinkan kepada indeks provider global bahwa Indonesia punya komitmen untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola," terang Jeffrey.

Jeffrey Hendrik menambahkan akan memenuhi harapan sejumlah index provider global untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan kepada seluruh investor, baik investor domestik maupun global.

"Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa index provider global dan kami sudah menampung apa yang diharapkan. Semua itu akan kami deliver dalam waktu secepat mungkin untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan kepada seluruh investor, baik investor global maupun investor domestik kita," jelas Jeffrey.

(aid/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads