Bos Danantara Klaim Asing Mulai Serok Saham saat IHSG Kebakaran

Bos Danantara Klaim Asing Mulai Serok Saham saat IHSG Kebakaran

Andi Hidayat - detikFinance
Senin, 02 Feb 2026 16:17 WIB
Bos Danantara Klaim Asing Mulai Serok Saham saat IHSG Kebakaran
Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir/Foto: Ilyas Fadilah
Jakarta -

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengklaim investor asing mulai melakukan aksi beli bersih atau net foreign buy saham-saham Indonesia. Aksi tersebut terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hari ini, Senin (2/2).

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir mengatakan aksi beli bersih terjadi di sesi I perdagangan hari ini. Meski begitu, ia tak menyebut pasti berapa total dana asing yang masuk ke pasar modal di sesi pertama ini.

"Dari sisi trading ini, memang agak menurun, tapi yang mungkin positif juga kita melihat net foreign buy first half," ungkap Pandu di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Senin (2/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pandu juga mengatakan, investor ritel mulai melakukan aksi beli pada saham-saham yang sebelumnya tidak menarik tetapi memiliki valuasi yang besar. Bahkan saham-saham ini belakangan masuk dalam top gainers.

ADVERTISEMENT

"Banyak ritel melihat, ini banyak saham-saham yang kemarin saya bilang uninvestability atau saham-saham yang memang dengan valuasi yang sangat tinggi, mengalami koreksi, tapi kalau dilihat saham-saham yang fundamental itu mengalami malah net buy dan positif. Jadi, ini menarik juga kalau lihat top 10-top 15 buy, top 10-top 15 sell, seperti yang kita bicarakan hari minggu kemarin, malah memang sekarang mulai terjadi (net buy)," ungkapnya.

Pandu menambahkan, Investor perlu mengkaji keputusan investasinya secara jangka panjang. Menurutnya, saat ini menjadi momentum yang baik membeli saham dengan fundamental dan likuiditas emiten yang baik.

"Jangan hanya melihat short term, investasi itu harus memiliki medium to long term. Jangan karena sehari melihat, 'oh hari ini mungkin merah', tapi untuk saham-saham yang punya valuasi yang baik, fundamental yang baik, likuiditas yang baik, maybe it's good time to buy," pungkasnya.

Sebagai informasi, hari ini IHSG tercatat masih terkoreksi cukup dalam. Berdasarkan data RTI Business, IHSG terkoreksi 4,88% ke level 7.922,73.

Hingga penutupan perdagangan, tercatat volume perdagangan sebanyak 49,91 miliar dengan nilai Rp 28,98 triliun. Sebanyak 58 saham menguat, 720 saham melemah, dan 36 saham stagnan.

Tonton juga video "IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 5,31 Persen ke Level 7.887"

(ahi/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads