IHSG Bikin Nyesek, Airlangga Sebut Investor Asing Masih Percaya RI

IHSG Bikin Nyesek, Airlangga Sebut Investor Asing Masih Percaya RI

Retno Ayuningrum - detikFinance
Senin, 02 Feb 2026 16:35 WIB
IHSG Bikin Nyesek, Airlangga Sebut Investor Asing Masih Percaya RI
Foto: Retno Ayuningrum
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau masih betah di zona merah selama perdagangan hari ini. Bahkan IHSG terkoreksi hingga 4,88% ke level 7.922 pada penutupan perdagangan.

Meskipun masih anjlok, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan investor asing masih percaya terhadap pasar modal Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari indikator net inflow atau aliran modal asing yang masuk ke pasar saham.

"IHSG pertama kita lihat terjadi net inflow asing. Net inflow asing berarti kepercayaan asing terhadap perbaikan itu ada," ujar Airlangga usai Rakornas Kepala Daerah, di SICC, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Airlangga pun menyoroti perilaku investor yang sering terjebak fenomena Fear of Missing Out (FOMO) alias takut ketinggalan tren. Hal ini diperparah dengan posisi investor di saham-saham yang disebut sebagai 'saham olahan'.

ADVERTISEMENT

"Nah fear of missing out ini terjadi dari investor yang berpikir bahwa saham-saham yang sekarang mereka invest itu termasuk yang saham kita sebut saham yang olahan," terang Airlangga.

Para investor yang memegang saham olahan tersebut mulai melakukan aksi jual. Hal ini seiring dengan adanya wacana untuk menaikkan batas saham publik (free float) menjadi 15%. Hal ini memicu penyesuaian di pasar.

"Sehingga itu nanti akan terkena regulasi yang harus naik free float-nya ke 15%. Sehingga dengan demikian mereka melepas saham sekarang. Tetapi kalau kita lihat saham-saham yang fundamentalnya bagus juga ada naik," imbuh Airlangga.

Terkait pertemuan antara Morgan Stanley Capital International (MSCI) dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), Airlangga mengonfirmasi komunikasi terus berjalan secara daring. Ia optimistis hasil koordinasi tersebut akan membawa dampak positif bagi reformasi pasar modal.

"Pertemuan MSCI dengan BEI dilakukan secara zoom. Jadi saya sih melihat dengan masuknya net inflow asing mereka percaya dengan upaya reform yang dilakukan," jelas Airlangga.

Berdasarkan RTI Business, IHSG ditutup melemah di level 7.922,73 atau minus 406,87 poin (4,88%). IHSG berada di zona merah sepanjang perdagangan hari ini, Senin (2/1/2026) dengan dibuka di level 8.306,16. Kemudian IHSG berada di level tertinggi 8.313,05 dan di level terendah 7.820,22.

Adapun ilai transaksi indeks pada perdagangan hari ini mencapai Rp 28,83 triliun dengan melibatkan 49,85 miliar lembar saham yang diperdagangkan sebanyak 2.944.590 kali. Sebanyak 58 saham hari ini menguat, 720 saham melemah dan 36 saham stagnan.

Tonton juga video "IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 5,31 Persen ke Level 7.887"

(acd/acd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads