Bank Mandiri Raup Laba Rp 56,3 T Sepanjang 2025

Bank Mandiri Raup Laba Rp 56,3 T Sepanjang 2025

Retno Ayuningrum - detikFinance
Kamis, 05 Feb 2026 15:47 WIB
Bank Mandiri Raup Laba Rp 56,3 T Sepanjang 2025
Foto: Bank Mandiri
Jakarta -

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba konsolidasi mencapai Rp 56,3 triliun sepanjang 2025. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Riduan dalam laporan keuangan triwulan-IV 2025.

"Sepanjang tahun 2025, Bank Mandiri mampu mencatatkan laba konsolidasi sebesar Rp 56,3 triliun. Angka ini tumbuh positif secara sehat dan berkelanjutan," ujar Riduan, Kamis (5/2/2026).

Riduan mengatakan kinerja ini bukan hanya hasil dari ekspansi bisnis, melainkan refleksi dari sinergi yang seimbang antara kontribusi kepada negara, dukungan yang nyata kepada UMKM, serta penguatan ekosistem ekonomi nasional. Hingga Desember 2025, total aset Bank Mandiri tumbuh sekitar 18,7% secara year on year (yoy). Riduan menyebut pertumbuhan ini jauh di atas rata-rata industri perbankan nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Riduan menjelaskan pertumbuhan tersebut ditopang oleh penyaluran kredit yang sehat. Kredit Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan double digit di atas industri, seiring mendukung pembiayaan sektor produktif dan sektor-sektor prioritas lainnya.

ADVERTISEMENT

Dari sisi pendanaan, Riduan menerangkan dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh solid dan berada pada angka yang signifikan di atas industri perbankan nasional. DPK Bank Mandiri tumbuh sebesar 23,9% secara yoy menjadi Rp 2.106 triliun.

"Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan nasabah yang kuat serta keberhasilan Bank Mandiri dalam menjaga likuiditas yang stabil dan berkelanjutan. Yang tidak kalah penting pertumbuhan tersebut tetap diiringi dengan kualitas aset yang terjaga," imbuh Riduan.

Rasio NPL Bank Mandiri, lanjutnya, berada jauh di bawah rata-rata industri perbankan nasional sebesar 0,96%. Menurutnya, hal ini mencerminkan disiplin manajemen risiko dan kualitas pertumbuhan yang sehat.

"Kedepan, Bank Mandiri akan terus memastikan pertumbuhan kredit sejalan dengan program strategi nasional, sekaligus menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kualitas," jelas Riduan.

Sementara itu, Direktur Corporate Banking Mochamad Rizaldi menyampaikan hingga Desember 2025 total kredit mencapai Rp 1.895 triliun secara tahunan dan DPK mencapai sebesar Rp 2.106 triliun secara tahunan.

"Dari sisi pendapatan, Bank Mandiri juga mampu menjaga kinerja dengan baik. Pendapatan bunga bersih tumbuh terjaga 4,38% year on year mencapai Rp 106 triliun. Dengan pendapatan non-bunga tumbuh optimal sebesar 14,5% year on year mencapai Rp 48,5 triliun. Secara keseluruhan, total pendapatan Bank Mandiri tumbuh secara baik sebesar 5,88% year on year," ujar ia.

Pada 2025, Bank Mandiri mampu menjaga kualitas aset dengan disiplin tercermin dari NPL sebesar 0,96%, serta profitabilitas yang optimal dengan Return on Equity (ROE) sebesar 23,2%. Pihaknya berkomitmen untuk menjaga permodalan sebagaimana diindikasikan dengan rasio CAR sebesar 20,4%.

Tonton juga video "Samsung Catat Laba Tertinggi dalam 3 Tahun Terakhir, Berapa?"

(rea/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads