Terkuak Alasan Pejabat Diminta Mundur Saat Prabowo Murka soal MSCI

Terkuak Alasan Pejabat Diminta Mundur Saat Prabowo Murka soal MSCI

Andi Hidayat - detikFinance
Jumat, 13 Feb 2026 05:55 WIB
Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo
Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, yang juga adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta -

Sejumlah pejabat otoritas pasar modal mengundurkan diri secara serentak pada Jumat (30/1/2026). Mereka mundur seiring ambruknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) usai peringatan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait transparansi.

Peristiwa tersebut terjadi berunturn pada Rabu-Kamis, 28 & 29 Januari. Lantas, apa alasan mereka para pejabat tersebut diminta mundur?

"Itu menjadi topik hangat minggu lalu, kan? Beberapa orang diminta untuk mengundurkan diri, dan ada alasannya, karena tidak ada transparansi," ungkap Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, dalam acara ASEAN Climate Forum di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (11/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hashim menjelaskan amarah Prabowo bukan hanya terkait dengan transparansi pasar modal. Lebih dari itu, peringatan MSCI dianggap berpotensi mencoreng kehormatan negara.

"Presiden Prabowo sangat marah. Beliau marah dengan apa yang terjadi minggu lalu, terutama dengan kehormatan negara kita yang dipertaruhkan," ujar adik Prabowo itu.

ADVERTISEMENT

Selain itu, anjloknya IHSG dianggap sangat merugikan investor ritel. Reputasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) juga turut dipertaruhkan imbas persoalan tersebut.

"Para investor ritel, banyak yang telah dirugikan, bukan? Banyak yang telah dirugikan. Jadi ini sangat penting," tegas Hashim.

Sebagai informasi, empat pejabat OJK dan Direktur Utama BEI yang mengundurkan diri pada Jumat (30/1). Berikut rinciannya:

1. Mahendra Siregar mundur dari jabatan Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK
2. Mirza Adityaswara- mundur dari jabatan Wakil Ketua DK OJK
3. Inarno Djajadi mundur dari jabatan Kepala Dewan Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (PMDK)
4. I.B Aditya Jayaantara mundur jabatan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon
5. Iman Rachman mundur dari jabatan Direktur Utama BEI

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads