BEJ Kaget Cuti Bersama Lebaran Diperpanjang
Selasa, 02 Okt 2007 09:45 WIB
Jakarta - Keputusan pemerintah memperpanjang cuti bersama lebaran bikin kaget pelaku pasar termasuk Bursa Efek Jakarta (BEJ). Potensi kehilangan pendapatan pun sudah membayangi. Otoritas BEJ belum memutuskan apakah akan ikut memperpanjang cuti bersama sesuai kebijakan pemerintah. BEJ masih akan melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia (BI)."Belum diputuskan karena mendadak, kami akan coba koordinasi dengan BI dulu," kata Direktur Pencatatan BEJ Eddy Soegito saat dihubungi detikFinance, Selasa (2/10/2007).Menurutnya, jika BI tidak mengikuti jadwal cuti bersama pemerintah, kemungkinan BEJ juga akan membuka perdagangan mengikuti BI.Perpanjangan cuti lebaran juga bisa membuat BEJ berpotensi kehilangan pendapatan yang cukup signifikan.Jika transaksi harian BEJ rata-rata sekitar Rp 5 triliun maka pendapatan BEJ per hari sekitar Rp 5 miliar. Dengan demikian potensi kehilangan pendapatan BEJ karena perpanjangan cuti 3 hari mencapai Rp 15 miliar.Namun, ketika ditanya mengenai potensi kehilangan pendapatan tersebut,Eddy menolak berkomentar."Saya no comment dulu, kan belum diputuskan," ujarnya.
(ard/ir)











































