Antam Kurangi Kontribusi Nikel ke Pendapatan
Selasa, 02 Okt 2007 19:37 WIB
Jakarta - Perusahaan pertambangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akan mengurangi kontribusi pendapatan dari nikel. Kontribusi nikel terhadap pendapatan akan diturunkan menjadi 60-70 persen dari saat ini 93 persen.Demikian disampaikan Direktur Keuangan Antam Kurniadi Atmosasmito disela-sela acara buka puasa bersama di kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (2/10/2007)."Kedepan Antam berencana mengurangi pendapatan dari nikel karena tidak baik bagi Antam di masa depan," ujarnya.Menurutnya Antam akan meningkatkan kontribusi pendapatan dari emas dan bauksit agar proporsinya lebih seimbang. Besaran kontribusi emas dan bauksit terhadap pendapatan Antam masih menunggu proses akuisisi tambang emas yang akan dilakukan perseroan.Saat ini cadangan emas Antam hanya sampai 2013 sehingga Antam harus segera melakukan Akusisi. Kurniadi mengatakan saat ini perseroan telah menunjuk Mercury untuk melakukan pengkajian terhadap tambang-tambang yang potensial untuk diakusisi.Untuk pendanaannya, sudah ada beberapa bank yang memberikan komitmen lisan untuk pemberian pinjaman. Dana yang dibutuhkan untuk akusisi tambang baru bisa mencapai US$ 1,5 miliar."Bank-bank lokal yang telah memberikan komitmen lisan yaitu Mandiri US$ 500 juta, BCA US$ 500 juta dan BNI US$ 250 juta," ujarnya.Seiring rencana penurunan kontribusi tersebut, tahun 2008 Antam menargetkan produksi nikel sebanyak 17 ribu ton, bauksit 1 juta ton dan emas 3 ton. Tahun ini Antam juga telah mengkoreksi target produksi nikelnya menjadi 16 ribu ton dari semula 20 ribu ton karena kerusakan FeNi III.
(ard/qom)











































