PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) berencana menggelar Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue pada bulan Juni mendatang. Melalui aksi korporasi ini, emiten milik Grup Bakrie itu menargetkan dana yang dihimpun hingga Rp 6,5 triliun.
Direktur Utama & CEO BNBR, Anindya N Bakrie, mengatakan aksi korporasi ini dilakukan untuk mengurangi jumlah utang setelah mengakuisisi Tol Cimanggis-Cibitung. Ia mengatakan, akuisisi ruas tol ini meningkatkan debt to equity ratio (DER) atau rasio utang perseroan naik menjadi 500%.
"Tujuan daripada rights issue itu adalah untuk deleveraging atau mengurangi utang yang kami dapat dari kreditur dalam membeli Cimanggis-Cibitung," ungkap Anin kepada wartawan di Bakrie Tower, Jakarta, Jumat (27/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun begitu, Anin menjelaskan akuisisi jalan tol ruas Cimanggis-Cibitung turut berkontribusi terhadap pendapatan perseroan. Menurutnya, ruas sepanjang 26 kilometer itu dapat menghasilkan pendapatan hingga Rp 3 miliar per hari dari sekitar 43.000 kendaraan yang melintas.
"Tol ini sangat menarik karena setiap harinya menghasilkan Rp 2 miliar, bahkan sekarang sudah Rp 3 miliar per hari. Ini 43.000 kendaraan per hari menghasilkan Rp 3 miliar," jelasnya.
Anin mengatakan, rights issue ini ditargetkan dapat menghimpun dana sekitar Rp 4 triliun hingga Rp 6,5 triliun. Target penghimpunan dana ini nantinya akan diumumkan pada 9 Maret mendatang.
"Target pengumpulan mungkin antara Rp 4 sampai Rp 6,5 triliun ya kira-kira," imbuhnya.
Anin menjelaskan, akuisi tol ini dilakukan melalui PT Bakrie Toll Indonesia (BTI) sebesar 100% saham PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) melalui penandatanganan Sale & Purchase Agreement dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI dan PT Waskita Toll Road (WTR) di Jakarta, Jumat (28/11).
"Sebenarnya kami telah memiliki tol ini 100% sebelumnya tapi kami menjual 90% ke pihak lain dan kita punya 10%. Pada saat kesempatan ada kami membeli 90% ini dengan harga Rp 3,5 triliun sehingga dengan rencana rights issue yang ada ini kita bisa membayar segala macam pun utang yang terkait terhadap toll road ini," imbuhnya.
(acd/acd)










































